Antara Babi Ngepet, Kripto, Saham dan PENGEN CEPET KAYA

Mendengarkan kasus " babi ngepet " yang sempat viral pada tahun 2021 ini yang terjadi di salah satu kota di Indonesia membuat saya. Bagi saya ini sebuah kemunduran dalam berpikir, baiklah kita hidup di lingkungan yang tidak terlepas dari hal - hal mistis, tapi kita diberi sesuatu sebagai pembeda antara kita sebagai manusia dan hewan, yaitu akal pikiran. Di era yang serba digital seperti sekarang ini, kemajuan internet serta fitur didalamnya membuat pekerjaan menjadi lebih mudah, cepat dan efisien. Istilah Work from home saja baru ngetrend saat pandemi, namun nyatanya jauh sebelum itu kami para " freelancer " begitu kami menyebutnya, belum mendapat status pengakuan yang luas di masyarakat. "ngepet ya, ternak tuyul ya " itulah kata yang sering terdengar, kesannya bercanda memang namun disitulah yang membuktikan bahwa kurangnya rasa empati dalam masyarakat ini.

kripto saham

Sebagai bentuk opini, saya curiga.. curiga bahwasannya ada yang salah dalam pergaulan dan pendidikan, lha kok gitu? coba dalam lingkup lingkungan jika saja dapat menerima pluralitas serta kemajuan teknologi tentunya persepsi tersebut tidak akan muncul, kita memang bisa menerima kemajuan teknologi namun semakin maju teknologi tentunya juga akan memunculkan hal - hal baru seiring perkembangannya. Hal inilah yang sering luput dari pembahasan yang tentunya terkait dengan pendidikan. Coba dalam segi pendidikan sejak dini ditanamkan budaya membaca serta sikap empati dan simpati serta tidak ikut campur urusan orang lain, tentunya outputnya akan berbeda. Dari membaca kita akan mengahsilkan individu yang "mengcross cek" kebenaran dengan mencari informasi, menumbuhkan sikap empati dan simpati akan memunculkan individu yang peduli serta tidak campur urusan orang lain. Tidak ikut campur urusan orang lain dalam artian kita itu cuek dalam masalah tertentu misalnya masalah finansial orang, pekerjaan, kondisi rumah tangga, barulah kita berbicara jika kita diminta, selebihnya itu urusan pribadi. Akibat ikut campur urusan orang malah membuat satu nasional ribut masalah " babi ngepet " hadeh... sumpah kurang gawean...

sukses trading

Berbicara soal dunia percuanan seperti kripto dan saham tidak luput dari mental, psikologis dan pendidikan yang kurang. Pengen mendapatkan cuan, namun? Malas buat belajar fundamental, hal - hal basic malas untuk dicari tau, liat trend ikut - ikutan, liat influencer semuanya terkesan mudah kemudian "ngampangke" dan maunya langsung cuan aja! Ya ga ada cara seperti itu! okelah sekali dua kali gapapa, tapi kalau sampai anda terperosok ke lubang yang dalam ya itu salah anda sendiri tidak memikirkan resikonya, mental anda belum siap, anda kurang belajar! dikiranya kripto dan saham itu mudah?! Boleh takut tidak memulai karena kurang informasi!

Sekian keluh kesah saya... terima kasih...

Binance

trading crypto binance

Link pendaftaran Binance klik disini

Dapatkan cashback ketika memasukkan kode : FSAGFUWN

Indodax

Link pendaftaran Indodax klik disini

Semoga bermanfaat ya! jangan takut untuk memulai, takutlah kenapa tidak memulai!

Connect with me on another Platform

sandyka kurniawan facebooksandyka kurniawan instagramsandyka kurniawan twittersandyka kurniawan youtubesandyka kurniawan linkedin

Memilih Menjadi Trader atau Investor ?

Dalam memperoleh keuntungan baik dari kripto maupun saham terdapat dua metode yang berseberangan, yaitu sebagai seorang trader dan investor. Sebagai seorang trader, kita akan sering melakukan transaksi jual beli, misalnya kita membeli pada pagi hari kemudian menjual pada waktu sore dan memperoleh profit. Namun, sebagai investor, kita akan melakukan pembelian dan menyimpannya untuk waktu yang lama hingga harga menjadi naik, hal ini tentunya kita harus memilih apakah koin atau saham tersebut memiliki fundamental yang bagus.

Teman - teman saya mengenal saya sebagai seorang trader, padahal secara garis besar apa yang saya lakukan adalah investor, prosentase saya melakukan tradingpun hanya kisaran 20% dalam seminggu. Sebagai seorang investor, saya ingin mengajak teman  teman sekalian menjadi seorang investor. Namun kembali lagi sesuai dengan judulnya, saya tidak akan meminta teman - teman sekalian menajdi investor namun sesuaikanlah sesuai dengan kebutuhan teman - teman sendiri. Namun saya sendiri memiliki alasan kenapa lebih cenderung menjadi seorang investor.

trader investor

Pilihan Saya Mengapa Menjadi Investor

1. Mendengar nama beliau pasti tidak asing. Merupakan salah satu orang terkaya didunia, yaitu Warren Buffet. Beliau ini merupakan orang yang senang berinvestasi dalam jangka panjang, mungkin sebagian orang dapat meniru apa yang telah dilakukan beliau. Beliau menginvestasikan asetnya yang tentunya nilai asetnya ini bernilai tinggi, tentunya sangat penting untuk memilih aset yang bernilai untuk simpanan kedepannya.

2. Menjadi seorang trader berarti perlu kemampuan analisa serta menebak arah harga dalam jangka pendek. Sering kali kita berpikir serta memilih untuk membeli aset pada pagi hari dan mejual pada sore hari. Tentunya kita sering berbpikir dalam hati“Lumayan untung 1% dalam 1 hari” dn tentunya jika dikalikan dalam 30 hari akan memiliki nominal yang fantastis bukan?! Namun dalam menebak pergerakan ini tentunya sangat sulit. Bisa saja muncul berita-berita baru maupun sentinemn yang akan menggerakkan aset pada saat tidur atau sedang melakukan aktifitas lainnya yang mengakibatnya harga akan turun. Tentunya hal ini mempengaruhi modal yang akan kita mainkan berikutnya.

3. Semakin lama waktu yang kita investasikan, tentunya semakin tinggi juga nilai aset yang kita miliki akan naik. Berdasarkan buku “Day Trading for Dummies” karya Michael Griffis and Lita Epstein. Mengatakan bahwa 80 % trader harian gagal. Trader harian merupakan trader yang membeli dan menjual pada hari yang sama. Sedangkan kemungkinan kaya dari pemegang aset long term investor lebih besar.

4. Poin yang telah dijelaskan sebelumnya pada poin ke dua dan ke tiga diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa investasi jangka panjang memiliki resiko yang lebih kecil karena terhindar dari kesalahan masuk ke harga dalam jangka waktu yang pendek.

5. Sebagai seorang trader harian, tentunya akan mengalami tingkat stress yang lebih tinggi di bandingkan dengan tipe investor jangka panjang. Contohnya, ketika pasar sedang buruk dan memiliki kerugian sudah lumayan banyak, tentunya kita akan sulit tidur dan terus berpikir bagaimana kalau besok turun lagi. Tentunya akan berpikir untuk melakukan cut loss yang artinya anda takut jika terjerembab lebih dalam. Tentunya ini akan membuat sangat deg-degan. Namun, bagi investor, hal seperti ini tidak terlalu mengganggu dan bahkan membuat hati senang, karena artinya dapat membeli diharga murah. Tips dari saya, untuk lebih berhasil dalam investasi jangka panjang, kita harus selalu menambah nilai aset investasi secara berkala misalnya tiap bulan setelah mendapat gaji. Jadikan pekerjaan dan bisnis anda sebagai sumber untuk investasi dengan menyisihkan 20%  misalnya.

trading crypto

6. Hal ini  seringkali lepas dari kalkulasi, seorang trader tentunya sering melakukan transaksi jual beli akan membayar biaya transaksi yang besar tanpa disadari. Misalnya, jika setiap transaksi jual-beli membayar fee 0.5% dari transaksi yang dilakukan dan dalam satu bulan. Sedangkan dalam satu bulan ada 10 kali transaksi maka setidaknya anda sudah hilang 5% dari transaksi yang sudah di lakukan

7. Jika sebagai seorang trader dan sering melihat chart maka akan kehilangan banyak waktu. Bayangkan jika dalam satu hari kita melihat chart 1 jam, maka dalam seminggu kita kehilangan waktu 5 jam, dan dalam sebulan kehilangan waktu 20 jam. Jika kita kalkulasikan, waktu 20 jam tersebut bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis sehingga hasilnya bisa digunakan untuk membeli aset. Perlu digaris bawahi juga 20 jam juga waktu yang lumayan banyak untuk berkumpul bersama keluarga.

8. “Kalau trading, dapatnya receh dan bisa bikin stres. Kalau pegang saham jangka panjang, dapat uangnya besar” merupakan satu kalimat yang dilontarkan oleh Lo Kheng Hong (sering dijuluki Warren Buffetnya Indonesia). Misalnya kita telah memegang aset selama satu minggu yang dalam suatu hari naik 10%. Seringkali tangan gatel dan mengambil keputusan untuk menjual. Lumayan 10% dalam 1 minggu. Namun, setelah dijual aset tersebut masih naik terus hingga 100% dalam 2 bulan. Tentunya ini sakit yan tidak berdarah, kehilangan 90% dalam 2 bulan.

9. Menjadi seorang trader tentunya berbeda dari investor, yang artinya menjadi trader berarti kita membiarkan diri terbujuk menjadi seorang pengambil resiko yang amat sangat besar, karena dalam jangka pendek tidak ada yang bisa menebak arah harga. Ketika kalah beruntun, sering dapat membuat keputusan yang salah sehingga dapat memperparah kerugiannya. Menjadi seorang trader tentunya lebih sulit karena perlu mengontrol emosi serta psikologi.

10. Dengan berinvestasi jangka panjang kita akan terhindar dari kesalahan-kesalahan besar. Contohnya, ketika melihat pasar sedang merah menyala dan harga aset yang dimiliki turun maupun terjun payung. Seringkali jika tidak memiliki mental yang kuat sering akan mengambil keputusan untuk menjual agar terhindar dari kerugian yang lebih besar alias cut loss. Ternyata keesokan harinya muncul berita sangat baik sehingga harga aset kembali naik hingga 10% dan hari-hari berikutnya harga aset tersebut terus naik. Tentunya sebagai mantan pemilik aset hanya bisa melihat dari jauh karena masih takut untuk membeli kembali. Contoh lainnya, kita tidak sabat dengan aset yang dimiliki selama kurun waktu tertentu tidak naik-naik. Namun setelah dijual, keesokan harinya langsung naik 20%, tentunya saya juga pernah mengalami hal seperti ini hahahaha

Binance

trading crypto binance

Link pendaftaran Binance klik disini

Dapatkan cashback ketika memasukkan kode : FSAGFUWN

Indodax

Link pendaftaran Indodax klik disini

Semoga bermanfaat ya! jangan takut untuk memulai, takutlah kenapa tidak memulai!

Connect with me on another Platform

sandyka kurniawan facebooksandyka kurniawan instagramsandyka kurniawan twittersandyka kurniawan youtubesandyka kurniawan linkedin

Psikologi Trading untuk Pemula, sebuah Saran

Tips Psikologi Trading bagi Pemula - Korona membawa perubahan yang drastis, termasuk bagaimana cara menghasilkan uang. Trading merupakan salah satu 'sambilan' yang saat ini sedang marak dilakukan, baik saham maupun kripto. Tentunya hal ini memunculkan julukan "trader korona", tak lebih dan tak bukan juga banyak akun baru yang menshare terkait dengan kripto ataupun saham. Berlomba-lomba memprediksi untuk membuat trend terkait dengan salah satu koin kripto atau saham tertentu.

Banyak juga yang berlomba - lomba ikut borong ketika ada di puncak, saat turun merasa semuanya hilang wkwkwk yaitu karena kesalahan anda sendiri!! Sebelum belajar basicnya, kita perlu menata mental da psikologi, karena apa? saya akan memberikan tips pelan-pelan, belajar yang baik dan benar tidak asal-asalan beli, jual dan ikut influencer, saya juga ingin teman - teman yang membaca ini bisa dan tidak hanya ikut - ikutan!

trading kripto

Pemikiran Trading = Auto Kaya

Jika teman- teman berpikir trading akan mendatangkan keuntungan yang kilat jika iya saya memutuskan bahwa teman -teman belum siap mental untuk trading! Silahkan ambil penghapus dan singkirkan pemikiran itu dari kepala. Tidak ada keuntungan yang cepat dan instan di dunia ini. Sebaliknya, trading itu merupakan sebuah bisnis yang berisiko atau lebih tepatnya high risk high return, dan kita harus melakukan banyak upaya untuk meminimalisir resiko tersebut.

Boleh ikut influencer tapi kita harus cerdas! Untuk dapat melakukan trading secara mandiri, tentunya butuh pengetahuan yang mendalam mengenai mekanisme dan analisa dalam trading. Jika pengetahuan - pengetahuan dasar tersebut sudah dikuasai, maka kita bisa memutuskan memulai untuk trading. Sebagai catatan ya, kesuksesan trader tidak hanya didukung oleh pengetahuan saja, namun juga ditentukan oleh mental dan kerangka pikir selama melakukan trading. Bagaimana sih membangun mental serta psikologi trading? Yep, berikut saya akan berbagi ke teman - teman sekalian.

1. Sadar akan Rugi dalam Trading

Sebelum mulai trading, harus dipahami bahwa semua trader pasti pernah rugi. Yap, maksudnya SEMUA TRADER. Silahkan diingat kata - kata tersebut. Kerugian, Keapesan, Kesialan pasti tidak dapat kita hindari dalam hidup, termasuk dalam trading yang terkenal dengan iming-iming keuntungan yang fantastis.

Jika hanya mendengarkan perkataan dari influencer misalnya trading itu kedengarannya sangat mudah. Siapa yang tidak tertarik menghasilkan uang hanya dengan duduk mengamati pergerakan grafik? Terlebih, di sini kita membicarakan uang dalam nominal JUTAAN, bahkan LEBIH.

Sayangnya, satu hal yang tak disampaikan, sebelum mendapatkan keuntungan besar, kita harus mengecap rugi dahulu. Faktanya, para trader pasti pernah cut loss dan kehilangan modal.  Jika bertanya pada trader manapun, seberapa pun suksesnya, pasti pernah merugi.

2. Uang Recehan Tidak akan Membuat Kaya

Ini hanya opini, namun menurut saya orang - orang ini masih memiliki psikologi trading yang tidak stabil, jadi lebih baik jangan trading terlebih dahulu. Meski semua orang boleh dan bisa ikut trading, tapi pada saat praktikya nanti, tidak semua orang menjadikan trading hal yang utama. Khususnya mereka yang termasuk salah satu di bawah ini:

Alasan utama kenapa tidak usah masuk ke trading karena modal minim tidak bisa langsung menjadi trading sukses dan itu pun belum tentu akan langsung profit. Ingat poin pembahasan sebelum membentuk pola pikir. Jangan harap bisa langsung kaya hanya dengan modal receh.

3. Beruntung akan Kalah dengan Banyak Praktik

Hanya karena trading melibatkan banyak uang, jangan pikir semua trader di seluruh dunia bisa menghasilkan profit hanya dengan melihat grafik dan klik - klik mouse saja. Sebagaimana telah disampaikan, hanya sedikit trader saja yang bisa menghasilkan profit besar. Bagaimana cara agar termasuk menjadi trader yang berhasil? Kuncinya adalah berlatih nonstop dan terus belajar.

Banyak orang yang salah tafsir dan berpikir akan bisa mendapatkan keuntungan yang besar hanya dalam semalam. Sah saja sih, memang bisa menghasilkan keuntungan besar dengan trading. Namun, keuntungan yang besar akan selalu disertai risiko yang tidak kalah besar juga.

Binance

trading crypto binance

Link pendaftaran Binance klik disini

Dapatkan cashback ketika memasukkan kode : FSAGFUWN

Indodax

Link pendaftaran Indodax klik disini

Semoga bermanfaat ya! jangan takut untuk memulai, takutlah kenapa tidak memulai!

Connect with me on another Platform

sandyka kurniawan facebooksandyka kurniawan instagramsandyka kurniawan twittersandyka kurniawan youtubesandyka kurniawan linkedin