Blog,  Indonesia,  Opini

Maaf, Tolong, Terima Kasih. Tiga Kata Ajaib yang Sering Terlupa

Maaf, Tolong, Terima Kasih. Tiga Kata Ajaib yang Sering Terlupa – Ahir ahir ini sibuk membahas perduniawian terkait cuan (Trading Tidak hanya Saham) hingga lupa membahas terkait dengan perduniawian lainnya. Kali ini saya akan share ke teman – teman semua terkait dengan hal yang bisa membuat orang bahagia dengan mengucapkan kata – kata ini saja. Sebenarnya ini adalah kata – kata dasar namun tidak semua orang pernah mendapatkan atau mengajarkannya. Yap, Maaf, tolong dan terima kasih. Kata – kata yang saya anggap sakral di kehidupan saya, karena memang dari kecil saya diajarkan untuk mengatakan kata – kata tersebut sebagai bentuk untuk saling menghargai dan menghormati, bukan menunjukkan sosok bahwa saya lemah atau tidak berwibawa, namun sebuah sikap “gentle” yang diajarkan oleh ibu saya. Terlebih tiga kata ini memiliki pengaruh dalam membentuk karakter seseorang terlebih jika ditanamkan sejak kecil.

Saya pribadi mengakui, meski ini merupakan kata – kata yang sederhana namun untuk sekedar mengucapkannya bukan perkara yang mudah! Perlu menekankan ego serta kerendahan hati untuk mengucapkannya dan kata ini juga bukan sembarang kata yang diucapkan dengan mudahnya.

Maaf, Tolong, Terima Kasih

Maaf, Tolong, Terima Kasih. Tiga Kata Ajaib yang Sering Terlupa

Saat ini saya akan mengawali dari yang pertama

Maaf

Seringkali orang yang meminta maaf duluan terlihat seperti orang bodoh, padahal meminta maaf duluan juga tidak menandakan bahwa orang tersebut salah. Saya sering melakukan hal ini, apakah artinya saya bodoh dan tidak memiliki harga diri serta orangya minderan? Engga! Apa yang salah dengan meminta maaf duluan? Saya telah menganggap kata – kata ajaib tersebut menjadi manner dasar yang saya pegang sejak kecil yang menunjukkan kebesaran hati, bukan kebodohan. Saya tipe orang yang tidak mau berkonflik, maka dari itu saya sering menurunkan ego serta menurunkan harga diri.

Banyak teman saya yang mengatakan, “kenapa musti minta maaf kalau engga salah?”. Sampai kapanpun perselisihan tidak akan berhenti ketika tidak ada pihak yang menurunkan egonya. Sempat saya berpikir, segini besarnya ego manusia tidak mau meminta maaf terlebih dahulu hanya karena terkesan salah? Jika perkataan maaf dimaknai seperti itu, tentunya dapat membayangkan bagaimana dunia dipenuhi haus akan ego.

Nyatanya, dengan mengucapkan maaf menunjukkan bahwa kita sejatinya merupakan bentuk kita memiliki kelapangan hati, iya kelapangan hati yang bisa membebaskan kita dari sifat pendendam, hidup menjadi enteng dan tenang, lebih fokus menjalani hidup dan selalu memancarkan energi positif ke sekitar.

Tolong

tolong

Membiasakan menggunakan kata tolong ketika meminta bantuan tentunya dapat membentuk karakter seseorang lebih positif. Ketika kita ingin menyuruh untuk melakukan sesuatu, kita dapat memulainya menggunakan kata tolong. Tanpa menggunakan kata tolong ketika meminta bantuan, kalimat yang kita ucapkan akan terdengar seperti perintah, bossy dan tanpa disadari juga dapat menyinggung orang lain.

Saat tidak menggunakan kata tolong, akan membuat merasa sungkan untuk mengerjakan perintah. Namun jika kita membiasakan diri menggunakan kata tolong, tentunya akan memunculkan rasa ikhlas untuk mengerjakan apa yang disuruh serta merasa dihargai dalam melakukan sesuatu. Tentunya penghargaan tidak perlu setinggi itu kan? Bahkan kalimat yang kita ucapkan orang lain juga akan emnangkapnya sebagai sebuah apresiasi yang membangunkan mood lebih positif. Menggunakan kata tolong dalam kehidupan sehari-hari bisa membentuk karakter kita maupun anak menjadi lebih menghargai bantuan orang lain, rendah hati, dan tidak semena-mena. Selain itu juga dapat membentuk karakter lebih santun dan sopan ketika meminta atau mengerjakan sesuatu.

Terima Kasih

terima kasih

Seringkali saya mengucapkan terima kasih setelah menerima pertolongan, mendapatkan hadiah atau barang, atau pujian dari orang lain. Bahkan seperti yang saya sebutkan tadi, kalimat yang kita ucapkan dapat diterima sebagai sebuah apresiasi. Dari sini kita tahu betapa berharganya ungkapan terima kasih. Ada, bahkan banyak sekali dibawah kolong langit orang yang sudah di berikan bantuan, malah merasa males, enggan untuk berterima kasih.

Hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor, misalnya karena yang melakukanya adalah pelayan sebuah restoran, atau yang melakukanya adalah bawahan, atau bahkan yang melakukanya bukan termasuk kategori orang penting. Ada yang pilih-pilih, ke si A, harus mengucapkan terima kasih karena derajatnya tinggi. Namun ke si B, enggan mengucapkan terima kasih, toh bukan bagian penting dalam hidup.

Tentunya kita bisa merasakan sendiri kan? Ketika sehabis telah melakukan sesuatu kemudian orang yang dibantu  mengucapkan terima kasih. Apalagi di sertai dengan anggukan kepala. Tentunya kita merasa kalau diri ini begitu berharga, keberadaan kita merasa di akui sepenuh hati.

Seringkali kita merasa kurang dan kurang. Menurut opini saya salah satu faktornya adalah kurangnya kita bersyukur terhadap apa yang telah kita terima. Membiasakan mengucapkan kata terima kasih, secara tidak langsung mengajarkan kita tentang arti rasa syukur terhadap sesuatu yang telah dimiliki atau diperoleh. Tentunya mampu bersyukur merupakan sifat yang positif yang perlu dikembangkan! Mengejar Dunia dan ahirat tidak akan ada habisnya!

Saya tidak tau bagaimana kondisi dilingkungan teman – teman semua, maka dari itu saya secara pribadi juga tidak menjudge teman -teman yang jarang mengatakan kata – kata ajaib ini. Namun, di lingkungan saya tumbuh dan berkembang, di keluarga saya khususnya, saya diajarkan banyak terkait dengan etika, norma serta adat kesopanan dalam hidup bermasyarakat, termasuk dalam hal meminta maaf, meminta tolong hingga mengucapkan terima kasih.

Semoga bermanfaat ya! jangan takut untuk memulai, takutlah kenapa tidak memulai!

Connect with me on another Platform

sandyka kurniawan facebooksandyka kurniawan instagramsandyka kurniawan twittersandyka kurniawan youtubesandyka kurniawan linkedin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *