Blog,  Ekonomi

Langkah Bisnis untuk Pemula ?

Langkah Bisnis untuk Pemula ? Barangkali sebagian orang akan membayangkan hal-hal yang rumit dan cuan begitu mendengar kata “bisnis”. Misalnya, dalam berbisnis harus memiliki modal besar, apa yang harus dan dapat dibisniskan, takut gagal saat berbisnis, takut bisnis yang dijalani tersaingi oleh orang lain, dan masih banyak lainnya. Di zaman sekarang, berbisnis menjadi suatu pilihan alternatif untuk meningkatkan pendapatan meski telah memiliki penghasilan tetap. Tetapi, berbisnis merupakan tempat usaha wajib bagi mereka yang benar-benar telah memasukkan dirinya ke dalam dunia bisnis. Berbisnis merupakan upaya membuka lapangan pekerjaan abik untuk sendiri maupun orang lain tentunya untuk menggapai kemakmuran dalam pencapaian penghasilan. Maka dari itu saya salut berbisnis, misalnya saya menyempatkan mengunjungi bisnis yang didirikan oleh teman – teman saya.

Foto diatas merupakan foto terbaru dalam roadshow sewaktu ketika saya mengunjungi usaha tempat jajanan korea milik teman saya yang berlokasi di Yogyakarta.

Pada awalnya saya memutuskan untuk menjadi seorang pebisnis tidaklah mudah saya yakin teman – teman yang terjun dalam dunia bisnispun seperti itu. Kita dalam berbisnis akan dihadapkan pada kondisi ketidaknyamanan dan ketidakpastian dengan kata lain dunia dengan penuh resiko dalam berusaha. Tentunya hal ini berbeda ketika bekerja kantoran, dapat merasa nyaman dan tenang saat menjadi orang yang mempunyai gaji tetap, karena pada saat tertentu akan mendapatkan penghasilan atau gaji tanpa harus peduli terkait dengan masa depan perusahaan. Dalam hal ini, saat menjadi seorang pebisnis atau bahasa kerennya entrepreneur, tanggung jawab atas sebuah resiko bisnis ada pada pebisnis, bukan di tangan karyawan.

langkah bisnis untuk pemula

Untuk mewujudkan hal tersebut, sebagai seorang pebisnis harus memiliki beberapa hal yang wajib ada. Menurut saya hal tersebut diantaranya

  1. Memiliki tanggung jawab pribadi
  2. Dinamis dan mampu memimpin usahanya dengan baik
  3. Bersikap optimis dalam suatu peluang
  4. Mampu mengantisipasi resiko
  5. Bersikap ulet, gigih serta bertekad kuat
  6. Enerjik dan cerdas
  7. Ingin selalu berprestasi
  8. Kreatif dan inovatif
  9. Mampu memengaruhi orang lain dan tidak bergantung kepada orang lain
  10. Berinisiatif untuk maju
  11. Bersikap positif terhadap perubahan
  12. Terbuka atas saran dan kritik yang membangun
  13. Berorientasi ke masa depan
  14. Cepat dan tangkas dalam menangkap suatu hal.

14 poin dalam langkah bisnis ini akan saya jabarkan nanti ya jika ada waktu dan kesempatan atau mungkin saya akan membuat video khusus terkait dengan hal ini.

Setelah poin – poin yang saya sampaikan tadi, dalam berbisnis, kita juga harus memahami prinsip 4P yaitu product, price, placement, dan promotion. Keempat konsep ini wajib diterapkan pada awal ketika membangun sebuah bisnis apapun jenis bisnisnya. Nah bagimana detail mengenai 4P ini?

Pertama akan membahas terkait dengan Product. Hal paling dasar dalam memulai berbisnis kita harus menenyukan produk/jasa yang akan ditawarkan ke pasar. Tentunya hal ini menjadi langkah yang paling awal. Ide terkait dengan produk bisa didapatkan dari beberapa sumber. Cara termudah dengan melihat trend atau membandingkan langsung produk sejenis lainnya dengan produk yang ingin dijual, serta melakukan riset kecil-kecilan ke target pasar mengenai kelebihan dan kekurangan dari produk ataupun jasa yang ingin kita mulai. Dari memunculkan ide ini kita akan emndapatkan tantangan pertama, berupa prospek pasar yang akan dimasuki dan produk seperti apa yang diharapkan oleh target pasar. Maka dari itu sebagai pengusaha agar dapat survive selalu untuk berinovasi!

Kedua kita akan membahas terkait dengan harga atau Price. Hal yang sering dianggap sepele, untuk menyangi kompetitor misalnya kita memberikan harga murah namun itu adalah bumerang bagi usaha dan ini seringkali langkah bisnis yang dilakukan oleh pemula! Bumerang ini yang mengakibatkan prodk kita terkenal dengan murah, padahal kita ingin memberikan hasil semakismal mungkin dan keuntungan semaksimal mungkin bukan? Penentuan harga produk tidak semudah yang dibayangkan. Selain itu memberikan harga produk atau jasa tersebut dapat diterima oleh pasar? Cara yang paling sering digunakan adalah dengan menggunakan dasar hitungan biaya produk mulai dari awal produk itu disiapkan hingga menjadi siap jual. Setiap produk memiliki berbagai komponen terhadap biayanya sendiri, dari awal produksi hingga produk tersebut dipajang atau mulai dipasarkan. Menentukan harga berdasarkan biaya dilakukan dengan menambahkan presentase tertentu ke biaya produk, dan persentase tersebut nantinya akan masuk sebagai keuntungan. Kemudian, bagaimana menentukan prersentase? Presentase ini didapatkan sesuai dengan rata-rata margin di pasaran. Tetapi perlu ketahui juga bahwa cara seperti ini dapat menghilangkan ciri khas dari produk, sehingga sama saja dengan produk yang lain, sedangkan umumnya yang dapat mendongkrak daya jual selain harga produk adalah keunikan dari produk itu sendiri.

Placement ini yang nantinya juga menentukan apakah produk kita sesuai dengan target maupun tidak. Seringkali hal ini yang paling disepelekan, ketika belum muncul akan dicemooh, apakah produk tersebut dapat diterima atau tidak yang kadang juga menimbulkan ketakukan. Maka dari itu placement tidak kalah penting adalah mengenai penempatan produk yang akan ditawarkan tersebut sehingga mudah ditemukan oleh target pasar yang dituju. Pada beberapa jenis usaha misalnya, masalah penempatan adalah hal yang sangat penting. Ungkapan “Lokasi, Lokasi, Lokasi” harus sangat diperhatikan karena bisa jadi pemilihan lokasi tempat usaha yang buruk dapat berakibat langsung pada kegagalan dari usaha yang dijalankan. Terkcuali kita dapat melakukan hal ke empat dengan sebaik mungkin.

Promotion ini nanti saya kaitkan dengan branding yang tentunya sangat vital dalam langkah bisnis apapun. Promosi mempengaruhi bagaimana suatu produk atau jasa akan dikenalkan atau dikenal ke pasar agar calon pelanggan tergerak untuk membelinya. Salah satu cara berpromosi efektif adalah dengan beriklan, sekarang ini telah banyak media yang bisa digunakan untuk berikan yang tentunya dengan harga terjangkau. Bagi para pengusaha yang baru merintis bisnis, beriklan harus dilakukan dengan mempertimbangkan efektivitas dan efisiensinya. Untuk mendapatkan efektivitas dalam beriklan dapat dilakukan dengan pemilihan media iklan yang cocok dengan karakter dari target pasar produk atau jasa. Namun, hendaknya jangan terpaku pada satu metode iklan saja. Namun tetap dipertimbangkan berdasarkan pengalaman, media mana yang paling efektif. Jangan  menghamburkan uang dengan melakukan semua metode promosi yang tidak tertarget, bagaimana untuk bisa tertarget? yuk bisa dikonsultasikan lebih lanjut dengan saya.

Semoga bermanfaat ya! jangan takut untuk memulai, takutlah kenapa tidak memulai!

Connect with me on another Platform

sandyka kurniawan facebooksandyka kurniawan instagramsandyka kurniawan twittersandyka kurniawan youtubesandyka kurniawan linkedin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *